Ada berbagai macam platform pinjaman online yang sekarang ini dapat Anda jadikan pilihan ketika Anda menginginkan untuk meminjam sejumlah dana tanpa ribet dan dengan proses pencairan yang cepat. Namun jika pinjaman tersebut sudah lunas dan Anda ingin data – data Anda terhapus, bagaimana cara menghapus data dari pinjaman online?

Ada beberapa tahapan yang Anda harus lalui jika Anda yang sudah terlanjur meminjam sejumlah dana secara online dan ingin agar pinjaman Anda tersebut terhapus. Berikut kami ulas informasi selengkapnya untuk Anda tentang cara menghapus data dari pinjaman online yang Anda dapat coba lakukan. Cek informasi selengkapnya dalam ulasan berikut ini!

Cara Menghapus Data dari Pinjaman Online

Sebelum kami akan memberi tahu Anda tentang cara menghapus data dari pinjaman online, terlebih dahulu ada beberapa hal yang Anda harus perhatikan sebelum penghapusan data pinjaman online Anda lakukan.

Salah satu hal yang Anda harus perhatikan sebelum menghapus data dari aplikasi pinjaman online yang Anda gunakan untuk mendapatkan dana utang adalah memastikan kesepakatan utang antara Anda dan juga aplikasi pinjaman online yang bersangkutan.

Hanya saja memang anehnya terkadang walau utang yang Anda punya telah dilunasi masih saja ada tagihan yang harus dibayarkan. Karena itu tak sedikit nasabah yang pada akhirnya harus melakukan pembayaran secara terus menerus sampai tidak ada habisnya.

Jika hal tersebut terjadi tentu aplikasi tersebut artinya melanggar perjanjian dan ini memang minusnya meminjam dana secara online walau syaratnya memang mudah dan memberikan kelebihan ‘cepat cair’ yang sangat menggiurkan.

Video Kata Motivasi Hidup Sukses

Mengenai apa saja persyaratan untuk meminjam uang secara online melalui aplikasi pinjaman online, Baca : Syarat Pinjaman Online Cepat Cair, Baca Ini!

Agar hal – hal diatas tidak terjadi pada Anda, ada baiknya sebelum memutuskan untuk meminjam uang secara online Anda harus lakukan survey terlebih dahulu tentang aplikasi yang akan Anda manfaatkan tersebut.

Jangan sampai Anda menggunakan aplikasi yang sebenarnya belum legal dan parahnya lagi belum terdaftar di OJK. Untuk mengetahui apa saja aplikasi pinjaman online yang legal dan credible, Baca : Daftar Pinjaman Online Terbaik dan Terpercaya 2020 di Indonesia

Selain hal diatas, ada hal lain yang juga perlu Anda perhatikan. Tak jarang debt collector yang ditunjuk oleh sebuah aplikasi pinjaman online mereka melakukan kekerasan dalam upaya penagihan. Kekerasan tersebut dapat berupa kekerasan verbal berupa ancaman dan atau kekerasan fisik.

Karena itu ketika Anda memang memutuskan untuk meminjam dana secara online, baiknya Anda hitung dulu kemampuan bayar Anda. Terlebih karena pinjaman online biasanya menerapkan sistem bunga harian yang tentunya jika telat saja sehari maka utang Anda sudah akan mengalami pembengkakan.

Kemudahan pengajuan persyaratan pinjaman online dan kecepatan pencairan pinjaman online ternyata harus dibayar dengan beban bunga yang lumayan tinggi terlebih kalau dibandingkan dengan beban bunga yang diberikan perbankan.

Namun jika Anda memang sudah terpaksa terlilit hutang pinjaman online, Anda tetap harus melunasinya. Jika saat ini Anda sedang bingung bagaimana cara melunasi pinjaman yang Anda punya karena Anda sudah terlilit oleh hutang, Baca : Cara Melunasi Pinjaman Online Ketika Sudah Terlilit Hutang, Baca Dulu!

Nah, kalau pinjaman online Anda sudah dinyatakan lunas, baru Anda dapat menghapus data Anda dari pinjaman online. Baiknya kalau sudah dihapus, jika memang sangat tidak mendesak jangan pernah Anda mengulangi kesalahan yang sama dengan meminjam uang secara online.

Hal tersebut berpotensi merugikan Anda kalau tidak sanggup melunasinya. Namun kalau Anda sanggup melunasinya tidak masalah. Tentang cara menghapus data dari pinjaman online yang Anda bisa lakukan, langkah – langkahnya sebagai berikut :

  • Jika pinjaman Anda sudah dinyatakan lunas, segera hubungi call center dari pinjaman online tersebut dan ajukan permohonan penghapusan data pribadi Anda.
  • Kemudian setelahnya, Anda dapat menghapus aplikasi pinjaman online yang sudah terinstalasi di smartphone android Anda.
  • Ganti SIM card dan hapus akun sosial media baik itu WA, IG, LINE sampai dengan Facebook
  • Kemudian ganti akun Anda dengan akun yang nomornya baru Anda pakai
  • Jika gangguan yang Anda alami memang masih terus berlanjut, segera laporkan ke OJK

Karena itu sebelum Anda memutuskan untuk meminjam dana secara online, baiknya Baca : Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Online yang Anda Harus Tahu
Baca : Tips Mencari Lembaga Pinjaman Online Legal dan Terpercaya

Selain cara menghapus data dari pinjaman online yang Anda perlu perhatikan ketika pinjaman Anda sudah lunas dan Anda tidak ingin berurusan dengan pinjaman online lagi, Anda juga perlu menghapus data kontak Anda dari pinjaman online tersebut.

Bagaimana caranya?

Caranya Anda dapat menghilangkan izin akses aplikasi pinjaman online tersebut di smartphone Anda. Dengan demikian data pinjaman di smartphone Anda tak perlu dihapus sendiri. Anda hanya cukup mematikan izin akses data di HP Anda untuk aplikasi pinjaman online tersebut.

Anda harus tahu bahkan beberapa aplikasi pinjaman online ada yang meminta izin kepada pengguna aplikasi tersebut untuk mengakses internet banking dan e-commerce pengguna. Tentu saja jika Anda menemukan aplikasi yang semacam itu, Anda harus segera menghindarinya.

Hal tersebut penting karena aplikasi pinjaman online yang meminta izin akses internet banking dan e-commerce pengguna sangat membahayakan data – data pribadi pengguna. Data – data pribadi Anda berpotensi di curi dan bahkan disalahgunakan.

Untuk menghilangkan izin akses bagi aplikasi agar tidak mengakses data di smartphone android Anda, langkah – langkahnya sebagai berikut :

  • Pertama – tama klik setting (klik tanda icon roda bergerigi di bagian sudut kanan atas screen HP Anda)
  • Klik aplikasi
  • Klik aplikasi pinjaman online yang Anda ingin ubah izin aksesnya
  • Lakukan langkah scroll ke bawah sampai nantinya terlihat izin akses
  • Kemudian matikan izin akses yang Anda tidak kehendaki

Bagaimana cukup mudah bukan cara mematikan izin akses aplikasi dari HP Anda beserta cara menghapus data dari pinjaman online? Selamat mencoba!

Ciri – Ciri Pinjaman Online Legal dan Aman

Bagi Anda yang tertarik untuk meminjam sejumlah dana secara online, alangkah lebih baiknya jika Anda mencari tahu ciri – ciri pinjaman online yang legal dan aman itu seperti apa sebelum Anda memutuskan untuk meminjam dana di aplikasi yang bersangkutan.

Ada beberapa ciri pinjaman online legal dan bisa dikatakan aman. Ciri – cirinya jika memenuhi unsur berikut ini :

Memberikan beban bunga yang tidak mencekik

beban bunga pinjaman

Yang namanya pinjaman pasti ada ‘beban bunga’. Tidak hanya pinjaman online saja yang menjadikan client atau nasabah terbebani dengan bunga, bahkan pinjaman di bank pun demikian adanya. Namun yang berbeda, beban bunga bank biasanya merupakan beban bunga yang tidak mencekik nasabah.

Karena itu dalam meminjam uang di platform pinjaman online, baiknya Anda pastikan terlebih dahulu bahwa lembaga keuangan yang bersangkutan menawarkan pinjaman online dengan bunga wajar dan tidak jauh dari kisaran bunga pinjaman di bank.

Secara umum, bunga pinjaman bank terdiri atas 0,7 – 2% per bulan. Jika terdapat lembaga pinjaman online dengan bunga di atas 1,5 – 2% maka sebaiknya Anda hindari karena hal tersebut akan membuat Anda berpotensi terlilit hutang yang bebannya sangat berat.

Sudah terdaftar di OJK

Sebelum Anda mengajukan pinjaman online, ada baiknya Anda terlebih dahulu pastikan bahwa lembaga yang dipilih tersebut sudah terdaftar di OJK dan memang berjalan di bawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Bagaimana cara agar Anda tahu suatu aplikasi atau platform pinjaman online sudah terdaftar di OJK?

Salah satu cara mengetahuinya adalah dengan melakukan pengecekan secara langsung di situs resmi OJK. OJK secara berkala akan mengumumkan fintech legal dan illegal sehingga pastikan jangan sampai Anda terburu – buru dengan pengakuan sepihak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman online sudah terdaftar di OJK. Pastikan Anda sudah membuktikannya sendiri bahwa lembaga tersebut memang sudah terdaftar di OJK.

Memiliki alamat asli dan situs yang jelas

website pinjaman online

Walau sebuah lembaga keuangan menawarkan pinjaman online yang langsung cair, seharusnya jika mereka memang merupakan sebuah lembaga yang legal masih memiliki alamat kantor yang jelas. Selain itu, seharusnya juga sudah tertera nomor telepon lembaga tersebut dan memiliki informasi sumber baik itu berupa situs dan sosial media yang credible.

Begitu juga dengan layanan emailnya. Untuk sebuah lembaga keuangan yang credible biasanya memiliki layanan email yang tidak gratis alias berbayar. Jika kriteria tersebut belum dimiliki lembaga pinjaman online yang akan menjadi tempat Anda meminjam uang, baiknya jauhi karena besar kemungkinan layanan atau lembaga pinjaman online tersebut bukan lembaga yang legal alias merupakan lembaga abal – abal.

Memiliki semua mekanisme yang transparan

Jika sebuah lembaga keuangan memberikan pinjaman online secara legal, mereka tidak akan ragu menjelaskan semua mekanismenya. Hal ini juga mencakup tentang mekanisme peminjaman, batas pelunasan, suku bunga, sampai dengan simulasi cicilan sehingga pemahaman yang ditangkap oleh masing – masing peminjam sangat jelas dan transparan.

Tidak mudah meloloskan pinjaman

Jika suatu lembaga pinjaman online memang kredibel, biasanya mereka memiliki sistem dan pengajuan kredit nasabah atau calon nasabah tidak akan mudah untuk diterima begitu saja. Mereka justru akan melakukan deteksi yang jelas karena mereka juga tidak mau ada pembayaran yang gagal proses, pembayaran telat bayar atau mengalami masalah lainnya.

Jika Anda mengetahui ciri – ciri diatas pada aplikasi pinjaman online yang akan Anda pilih untuk meminjam sejumlah dana karena memang Anda membutuhkannya, Anda bisa mengajukan pinjaman online Anda di sana. Baca : Cara Mengajukan Pinjaman Online Langsung Cair, Cek Disini!

Sementara untuk pinjaman online yang illegal, biasanya mereka memiliki beberapa ciri berikut ini :

Menawarkan produk secara memaksa

tidak boleh memaksa

Biasanya lembaga abal – abal yang katanya ‘meminjamkan’ uang secara online menawarkan produknya dengan cara – cara yang kurang memberikan kenyamanan kepada client atau calon client. Biasanya bahkan banyak dari mereka yang menawarkan pinjaman melalui pesan singkat atau telepon.

Bahkan mereka tidak ingin mengetahui seperti apa kehidupan, siklus keuangan dan dana masuk atau dana keluar dari calon clientnya. Ketika tawaran perlu ditindaklanjuti oleh pihak mereka, mereka akan bersikap yang seolah – olah memaksa client atau calon client agar setuju dengan apa yang mereka tawarkan.

Jika hal tersebut memang terjadi pada lembaga keuangan yang akan Anda pilih, maka Anda harus berhati – hati sedari sekarang. Selain itu, pastikan agar Anda tidak mudah tergiur dengan rayuan ‘pinjaman’ yang belum tentu menguntungkan Anda. Anda harus tetap ingat bahwa pinjaman online yang resmi dan terdaftar di OJK hanya akan menawarkan produk secara jelas.

Tidak memberikan persyaratan apapun

Walau kebanyakan pinjaman online tidak memberikan persyaratan yang terlalu rumit, banyak diantara calon nasabah yang merasa ragu untuk mengajukan pinjaman karena merasa takut tidak memenuhi persyaratan yang ada.

Oleh sebab itu, muncul pinjaman online illegal yang akan melakukan ‘push’ kepada calon peminjam agar merasa yakin dengan mereka dan bahkan banyak yang tidak memberikan persyaratan apapun. Bahkan untuk sekedar upload bukti KTP saja tidak diminta.

Jika memang Anda adalah orang yang jujur dan bertemu pinjaman online yang sedemikian rupa, maka Anda harus ekstra waspada karena kemungkinan sangat besar pinjaman online tersebut merupakan pinjaman online yang illegal.

Pembayaran tagihan melalui rekening pribadi bukan perusahaan

nomor rekening bank profesional vs pribadi

Suatu lembaga pinjaman online illegal, biasanya menagih tidak secara professional. Mereka akan meneror melalui SMS, telepon, bahkan melalui pesan singkat.

Kemudian mereka memberikan informasi nomor rekening pembayaran bukan nomor rekening perusahaan, melainkan nomor rekening pribadi. Padahal pinjaman online professional biasanya tidak menggunakan nomor rekening pribadi melainkan mereka menggunakan nomor rekening professional.

Anda juga perlu memastikan untuk melakukan pembayaran tagihan sesuai dengan informasi yang tertera di awal perjanjian. Jika mereka menagih tidak sesuai dengan informasi yang tertera di awal perjanjian maka besar kemungkinan mereka memang lembaga yang abal – abal.

Adanya beban uang muka yang harus dibayar

Konsep dari meminjam uang adalah adanya ‘pemotongan dana’ jika memang ada beban administrasi atau cicilan pertama harus dibayarkan langsung di waktu penerimaan uang. Namun pada platform pinjaman online illegal, biasanya mereka akan meminta uang muka kepada peminjam untuk membayar cicilan pertama atau administrasinya.

Tentu pertanyaannya adalah “jika uang yang akan dipinjam masih di pegang di tangan pemberi pinjaman, mengapa harus ada uang muka yang perlu dibayarkan?”

Hal ini yang harus Anda waspadai. Bisa jadi setelah uang muka Anda bayarkan, mereka tidak meminjamkan uangnya atau transfer dananya tidak sampai di rekening Anda. Sudah marak terjadi kejadian yang seperti ini sekarang, karena itu Anda harus berhati – hati.

Informasi perusahaan tidak valid

Identitas perusahaan menjadi hal yang sangat penting diperhatikan. Lengkapnya informasi perusahaan atau lembaga pemberi pinjaman menjadi salah satu indicator atau tolak ukur masyarakat dalam menilai perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang resmi dan valid atau tidak.

Nah, informasi terkait perusahaan sendiri biasanya akan dicantumkan pada website dan semua sosial media lembaga tersebut. Anda bisa mengeceknya di sosial media atau website dan bahkan aplikasi lembaga pemberi pinjaman, biasanya akan tertera disana.

Karena itu sebelum Anda mengajukan pinjaman tak ada salahnya untuk Anda pastikan perihal kebenaran identitas perusahaan. Anda dapat melihat alamat perusahaan pada Google Maps dan pastikan nomor telepon yang digunakan resmi dan memiliki email yang mewakili nama perusahaan yang bersangkutan.

Karena itu baiknya Anda selalu waspada terhadap resiko terjadinya penipuan yang sekarang ini sangat marak terjadi. Semoga informasi yang kami bagikan di atas menjadi ulasan yang bermanfaat. Pastikan Anda selektif jika memang ingin meminjam dana secara online dan mencari aplikasi pinjaman online terbaik.