Kabur Dari Pinjaman Online

Kehadiran pinjaman online atau pinjol memang memberikan kemudahan, serta kecepatan peminjaman pada masyarakat. Namun penggunaan peminjaman online ini tidak hanya memberikan efek positifnya saja, pinjol dapat membuat peminjam menjadi ketagihan. Bahkan beberapa diantaranya merasa tersiksa dengan pinjol ketika tidak bisa membayar tagihan, maka keinginan untuk keluar dari pinjaman online pun muncul. Yuk kita simak beberapa cara keluar atau kabur dari pinjaman online.

Cara Jitu Keluar dari Peminjaman Online

1. Urutkan Seluruh Hutang Anda

Cara pertama ketika anda ingin keluar dari pinjaman online jika memiliki hutang lebih dari satu adalah, dengan membuat daftar hutang. Tuliskan seluruh pokok kredit, bunga, jangka waktu hutang tersebut harus dilunasi, serta cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Dengan membuat daftar tersebut, anda bisa memperkirakan pengeluaran serta berapa pendapatan yang harus anda dapatkan dalam sebulan.

Kabur Dari Pinjaman Online

Ketika anda telah membuat daftar tersebut, ketahui hutang yang memiliki pokok kredit paling besar, atau hutang yang memiliki nominal paling besar. Usahakan untuk melunasi hutang yang memiliki nominal atau pokok kredit paling besar terlebih dahulu. Hal ini karena jika pokok kredit tidak segera diselesaikan, maka hutang tersebut akan semakin menggunung dan bisa berakibat membunuh keuangan anda.

Apabila anda ingin kabur dari pinjaman online, usahakan menyelesaikan dari jumlah yang paling besar terlebih dahulu, lalu beranjak ke hutang terbesar kedua dan begitu seterusnya hingga seluruh hutang terlunasi. Dengan menggunakan metode ini, hutang anda bisa selesai tanpa merasa bingung atau panik dengan banyaknya jumlah hutang. Cara ini juga dapat membuat seluruhnya menjadi lebih terorganisasi.

Baca juga : Cara Kabur Dari Pinjaman Online (Solusi Paling Efektif)

2. Tunjukan Keyakinan Untuk Melunasi Hutang

Ketika anda meminjam hutang, tentu anda akan meminta nya dengan baik-baik bukan ? Anda akan menunjukkan dan meyakinkan bahwa pinjaman yang anda ajukan ini baik dan dapat di cicil atau di lunasi sesuai dengan ketentuannya. Sopan santun, serta keyakinan ini juga perlu anda terapkan ketika mengalami kesulitan.

Tidak ada salahnya untuk menunjukkan itikad baik kepada pemberi hutang online, bahwa anda memiliki niat untuk melunasi pinjaman tersebut. Apabila anda mengkomunikasikannya dengan baik, mungkin akan ada solusi dan kesepakatan antara anda dan pemberi pinjaman hutang yang bisa memberikan keringanan untuk melunasi hutang anda.

Cara Kabur Dari Pinjaman Online

Anda bisa meminta perpanjangan waktu jatuh tempo pembayaran, atau meminta hitungan bunga agar dihentikan terlebih dahulu dengan perjanjian dan jaminan yang telah di sepakati. Intinya, jangan meminta sesuai tanpa ada konsekuensi dari anda sendiri. Apabila anda memberikan itikad baik untuk melunasi hutang, maka debitur akan memberikan solusi untuk meringankan pelunasan hutang anda.

3. Hindari Menutup Hutang dengan Hutang Lainnya

Jangan  melunasi hutang dengan hutang lainnya, ketika anda ingin kabur dari pinjaman online dari sebuah hutang piutang. Cara ini sama saja dengan gali lubang tutup lubang, dan jika dilakukan terus menerus masalah hutang anda tidak akan pernah selesai. Hutang yang ada saja sudah menjadi masalah untuk anda, maka hindari menambah hutang baru dan membuat anda semakin bingung dan kesulitan untuk melunasinya.

Ketika anda melakukan pinjaman online, perhatikan kondisi keuangan saat mengajukan pinjaman. Apakah anda akan sanggup untuk membayarnya, atau hutang tersebut hanya menjadi beban baru dalam kehidupan anda. Ketika anda memiliki sebuah hutang, maka fokuskan untuk melunasi hutang tersebut tanpa mencari pinjaman lainnya untuk menutup satu hutang.

Mungkin anda menemukan seorang kenalan atau tempat yang menawarkan pinjaman dengan syarat dan jaminan yang lebih ringan dari tempat pinjaman online pertama anda. Namun bukan berarti anda bisa dengan mudah memutuskan untuk meminjam di tempat tersebut untuk menutup hutang lainnya. Hal ini sama sekali tidak menyelesaikan masalah apapun, apabila anda memiliki pola pikir seperti ini, maka masalah ini akan terus terulang tanpa henti.

baca juga : Risiko Meminjam Hutang Melalui Aplikasi Pinjaman Online

4. Terbuka dan Ceritakan Pada Keluarga

Ketika anda memang berniat untuk keluar atau kabur dari pinjaman online, tidak ada salahnya anda menceritakan masalah ini dengan keluarga. Apalagi bagi anda pemilik hutang yang telah berkeluarga, hutang tersebut tidak hanya berlaku untuk anda namun juga untuk seluruh keluarga. Mungkin anda berasa bertanggung jawab dengan hutang yang anda dapat dari pinjaman online tersebut, namun ketika beban tersebut semakin berat ada baiknya untuk membaginya kepada keluarga.

Bisa jadi keluarga anda memiliki sebuah solusi atau anda dapat mendapatkan dukungan psikologis untuk melunasi hutang anda. Alangkah baiknya jika anda bisa berterus terang untuk meminta bantuan keluarga, sehingga permasalahan hutang ini sedikit demi sedikit dapat terselesaikan.

Apabila sebuah hutang telah menumpuk tinggi, mau tidak mau keluarga anda harus mengetahui masalah ini. Hal ini karena seluruh konsekuensi ketika anda tidak bisa melunasi hutang tesebut tidak hanya menjadi tanggungan anda, namun berlaku untuk keluarga dalam kartu keluarga anda. Dengan menceritakan kepada seluruh keluarga, anda bisa menguatkan satu sama lain dan mencari solusinya bersama.

Baca juga : Hal yang Wajib Dipertimbangkan sebelum Meminjam secara Online

5. Kumpulkan Dana untuk Melunasi Hutang

Langkah selanjutnya dalam kabur dari pinjaman online adalah cara untuk membayar atau melunasi hutang. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menyisihkan pendapatan untuk melunasi hutang tersebut, anda bisa mengurangi kebutuhan hidup sehari-hari. Apabila meski telah menyisihkan keuangan sehari-hari tersebut masih dirasa kurang, anda bisa mempertimbangkan untuk menjual atau menggadaikan aset berharga milik anda.

Aset berharga yang anda jaminkan bisa berupa kendaraan bermotor, perhiasan, emas, perangkat elektronik, dan lain sebagainya. Namun apabila masih tidak bisa membantu untuk menutup hutang anda, mungkin anda bisa meminta bantuan kerabat. Sebaiknya ketika anda memutuskan untuk melakukan peminjaman online, anda memahami kondisi keuangan anda. Untuk menyelesaikan atau melunasi hutang memang harus dengan menyisihkan pengeluaran sehari-hari anda.

Apabila anda tidak mampu atau pendapatan tersebut kurang untuk menjadi cicilan hutang, maka anda mau tidak mau harus menjual atau menggadaikan barang berharga anda. Tentu cara ini akan terasa menyiksa apabila barang berharga tersebut merupakan tabungan atau barang peninggalan. Oleh karena itu, sebelum meminjam pastikan anda memiliki pendapatan yang mampu melunasi hutang tersebut.

6. Jadikan Pembelajaran

Kabur dari pinjaman online bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, oleh karena itu ada baiknya anda tidak meremehkan masalah hutang piutang. Kemudahan meminjam dengan menggunakan peminjaman online, bukan berarti anda bisa lengah saat memutuskan untuk mengajukan pinjaman. Pinjaman online sama saja dengan pinjaman pada umumnya, sekecil apapun itu harus didahului oleh perhitungan finansial yang matang.

Dengan adanya masalah hutang yang anda alami, anda bisa mengambil sisi positifnya. Setelah merasakan pahitnya melunasi hutang-hutang tersebut, anda akan memahami bagaimana peminjaman itu digunakan seharusnya. Apabila anda berhutang hanya untuk membeli barang yang konsumtif, maka sebaiknya tidak perlu memaksakan diri untuk meminjam.

Ketika anda memang berniat untuk berhutang, pikirkan langkah kedepannya untuk melunasinya juga. Apakah pekerjaan dan pendapatan anda memungkinkan untuk melunasi atau mencicil hutang tersebut. Apabila anda memang terpaksa dan membutuhkan peminjaman, maka fokuskan untuk menyelesaikan dan melunasi hutang pertama terlebih dahulu.

Kemudahan meminjam secara online ini semakin marak di kalangan masyarakat. Hal ini karena kemudahan untuk peminjaman kini jauh lebih mudah dalam satu aplikasi saja. Namun, hanya karena kemudahan tersebut anda menjadi lengah dalam mengatur keuangan anda. Peminjaman online yang mudah justru dapat membuat anda ketagihan untuk terus melakukan pinjaman. Jadikan meminjam menjadi opsi terakhir ketika anda membutuhkan dana.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *