Gede Prama adalah seorang penulis, pembicara luar biasa, dan motivator asal Indonesia yang terkenal. Ia pernah menuntut ilmu hingga ke Lancaster, Inggris, serta Fontainebleau, Prancis. Ia pernah menjadi CEO di dunia korporasi dan pernah menjadi konsultan manajemen di berbagai perusahaan.

Profil Gede Prama

Gede Prama lahir di Desa Tujan yang terletak di Bali bagian utara. Sejak kecil, ia merupakan pribadi yang taat akan hukum atau aturan yang berlaku di sekitarnya. Jiwa pemberontak jauh dari kepribadiannya. Hal ini, terlihat ketika orang tuanya sering mengumpulkan anak-anaknya untuk diberikan wejangan, Gede Prama tidak kabur seperti yang dilakukan kakak-kakaknya.

Teknik Presentasi yang Baik Ala Gede Prama

Sikap Gede Prama ini bukan berarti pesimistis terhadap lingkungan atau lebih suka nrimo daripada bereaksi. Ia sebenarnya melatih pikirannya untuk selalu berpikir positif.

Walaupun hal ini tidak bisa tercipta secara langsung, ia selalu melatihnya terus-menerus.

Sebelum berkarier, Gede Prama menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lancaster Inggris. Gelar MBA diraih ketika kuliah di Institut Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta. Ia juga mulai mempelajari karya-karya filosofi penulis terkenal, seperti Foucault, Lyotar, Khalil Gibran, dan Derrida. Selain mempelajari karya-karya filosofi, Gede Prama juga berlatih meditasi yang dilakukan secara rutin. Dari latihan ini, ia mendapatkan ketenangan yang memudahkannya mengembangkan pikiran positif dalam segala hal.

Gede Prama merupakan pribadi yang unik karena berkarier di bidang manajemen dan bisnis, sekaligus menjadi motivator beserta filosofi tentang kehidupan. Sebagai motivator atau konsultan, ia pernah menjadi konsultan manajemen RCTI, Blue Bird, PT Kodja Bahari, Air Mancur, dan lain-lain. Sebagai pembicara seminar, sudah tidak terhitung banyaknya undangan yang diterimanya, mulai dari organisasi keagamaan, perusahaan, maupun seminar tentang motivasi diri dan bisnis.

Dan sekian banyak wejangannya, ada sebuah artikel menarik yang berjudul “Bicara Baik atau Diam”. Di dalamnya, Gede Prama ingin menyampaikan pesan bahwa di tengah banyaknya pergunjingan dan gosip yang isinya negatif atau menjelek-jelekkan orang lain, ia menyarankan kita untuk berbicara yang baik saja. Dan ketika merasa tidak bisa menyampaikan sesuatu dengan baik, maka diam adalah emas. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai Cara Presentasi Yang Baik dan Benar Sehingga Memukau Penonton ala Gede Prama.

Tips Teknik Presentasi yang Baik Ala Gede Prama

Untuk bisa menjadi pembicara andal seperti Gede Prama, berikut beberapa tips presentasi yang dapat Anda jadikan inspirasi.

1. Untuk meyakinkan pendengar, jangan memilih cara inkonvensional (tidak lazim), tetapi sampaikan presentasi yang “berisi” agar bisa dipahami oleh pendengar. Hal yang sangat penting dalam memberikan presentasi adalah kemampuan persuasif. Jika audiens Anda terdiri atas para expert, presentasi yang bersifat “menyerang”, straight, dan smash lebih efektif. Sebaliknya, jika cara presentasi Anda terlalu bertele-tele, konsentrasi para audiens akan berkurang secara drastis.

2. Dalam presentasi, ide yang disampaikan harus dapat dipahami secara keseluruhan oleh pendengar. Untuk itu, saat menyiapkan slide, pada bagian awal, jelaskan item-item apa saja yang akan dibahas. Selanjutnya, jelaskan secara detail masing-masing item tersebut. Hal yang sama dilakukan juga saat menjelaskan tiap item atau subbahasan. Misalnya, Anda ingin menjelaskan karakteristik metode yang Anda teliti. Pertama-tama, jelaskan ada berapakah karakteristik dan metode tersebut. Setelah itu, jelaskan masing-masing karakteristik tersebut secara berurutan dan terstruktur. Jika Anda menjelaskan basil eksperimen, pertama-tama, jelaskan bagian terpenting dari hasil tersebut dengan kalimat yang sederhana dan mudah ditangkap. Kemudian, siapkan slide yang menjelaskan secara detail karakteristik hasil yang diperoleh. Dengan membuat slide terstruktur seperti ide keseluruhan (outline) dapat ditangkap oleh audiens dengan mudah.

3. Pada akhir presentasi, sangat dianjurkan untuk mengulas kembali poin-poin penting yang telah dipresentasikan. Pada slide terakhir, ulas kembali secara singkat bagian-bagian penting. Anda dapat mengawalinya dengan kalimat berikut.

“Demikian telah kami jelaskan penelitian ini. Sebelum

menutup presentasi ini, kami ingin mengulang kembali beberapa hal dan temuan penting dalam penelitian ini.” Untuk menjelaskan poin-poin tersebut, Anda dapat memakai alternatif kalimat berikut.

“Pada studi ini, ada tiga temuan penting, yaitu X, Y, dan Z.

Kemudian jelaskan masing-masing X, Y, dan Z tersebut.

Pemakaian kata “tiga” pada kalimat tersebut yang menunjukkan banyaknya poin akan sangat membantu pendengar untuk memahami dan mengingat hal-hal yang akan disampaikan. Anda perlu memikirkan cara pengungkapan yang paling jitu dan berkesan, tetapi jangan sampai terkesan tergesa-gesa. Pikirkan dengan baik poin-poin penting yang akan Anda sampaikan. Penyampaian pada slide terakhir harus bersifat sebagai sekadar ulangan. Jika pada slide terakhir tersebut Anda justru menampilkan hal yang sama sekali Baru dan belum pernah diperkenalkan pada slide sebelumnya, audiens akan bingung dalam menangkap bagian penting presentasi Anda.

4. Pemakaian demonstrasi eksperimen merupakan hal yang menarik. Siapkan beberapa alternatif yang akan didemonstrasikan pada pendengar.

5. Perhatikan pengaturan waktu/scheduling dalam menyampaikan presentasi. Jika presentasi terasa berjalan lambat, Anda perlu meringkas materi yang disajikan. Biasanya, waktu untuk presentasi dibatasi, sehingga untuk menyampaikan keseluruhan materi, Anda perlu memperhatikan pembagian waktu untuk tiap slide.

6. Latihlah presentasi di depan teman atau kolega. Untuk menghindari kegagalan presentasi, tidak ada jalan lain kecuali berlatih presentasi berulang kali. Hal ini bahkan lumrah dilakukan oleh Para presentator hebat dunia.

7. Cek kondisi projector sebelum melakukan presentasi. Tidak ada artinya jerih payah dalam menyiapkan slide jika ternyata Anda tidak dapat mempresentasikannya di hadapan audiens. Jangan sampai presentasi Anda gagal hanya karena alat yang tidak dapat bekerja dengan baik.

Contoh Teknik Presentasi yang Baik Ala Gede Prama

Contact Nomor Tepon Gede Prama

Jika tertarik menjadikan Gede Prama sebagai pembicara maka dapat menggunakan contact dibawah ini:

Gede Prama
Dynamic Consulting
Contact Person : Yadi/Henry/Ivan/Ayu, Telp : (021) 7486 3845 atau
SMS : 0813 10727 923.

https://www.belkedamaian.org/daftar

Facebook

https://id.wikipedia.org/wiki/Gede_Prama

Baca artikel menarik kami lainnya yaitu:

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *